Demo besar di 27 Agustus

Hagoe's Village: August, 27th 2026
Hari ini adalah hari yang cukup menegangkan bagi sebagian warga negara Indonesia dan juga pemerintah, karena hari ini akan berlangsung demostrasi yang cukup besar di ibukota negara.
Masyarakat Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah berdatangan ke ibukota Jakarta dan akan mengadakan demonstrasi sejak kemarin.
Mereka mengusung tuntutan agar DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan juga hukuman mati bagi koruptor, dimana RUU ini sudah mandek pembahasannya selam hampir 15 tahun.
Ada juga selentingan bahwa hari ini akan berlangsung demostrasi yang cukup besar yang juga diikuti oleh elemen masyarakat lainnya seperti mahasiswa, Ojol dan lain-lain.
Bahkan ada isu liar bahwa demo besar ini akan berujung pada pelengseran presiden yang saat ini berkuasa sehingga hampir semua stakeholder menjadi was-was pada hari ini.
Sarapan pagiDemonstrasi juga akan berlangsung di daerah-daerah atau kota lainnya di Indonesia. Tetapi karena hari ini adalah hari kerja maka aku akan ke kantor Puskeswan seperti biasanya untuk melaksanakan tugas.
Aku bangun pagi seperti biasanya untuk melaksanakan sholat subuh lalu menyiapkan sarapan pagi. Dan kemudian aku akan membereskan peliharaan kami.
Kwaci dari biji labu tanahSebelum mengeluarkan si Anas kucing kami ke kandang yang ada di teras dan mengeluarkan burung perkutut yang ada di gudang belakang ke tempat gantungannya, terlebih dahulu aku mengolah biji labu tanah agar menjadi cemilan yang disebut kwaci.
Sejak beberapa waktu terakhir aku mengkonsumsi labu tanah sebagai ganti makan nasi putih, terutama di sore hari. Dan dari labu tanah tersebut tersisa biji labu yang bisa diolah.
Daripada terbuang sia-sia, aku memanfaatkan biji labu ini menjadi kwaci dengan cara merebusnya sebentar lalu menyangrai biji labu tersebut selama beberapa saat.
Biji labu ini sendiri memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi yang sayang bila dibuang sehingga aku mengolahnya menjadi kwaci.
Halaman kantorSetelah selesai sarapan pagi di rumah, aku segera bersiap-siap untuk berangkat ke kantor Puskeswan bersama dengan adikku yang juga berdinas di kantor kami.
Cuaca di pagi hari ini terlihat cukup cerah dan kemungkinan di siang hari nanti akan lebih panas karena suhu udara pada pagi ini lebih dingin dari biasanya meskipun langit terlihat cerah.
Seperti biasanya aku melaksanakan tugas rutin di kantor sebagai stakeholder peternakan dan kesehatan hewan di wilayah kerja kami.
Pecal sayurAku mencicil membuat laporan bulanan tentang pelaksanaan tugas kami, dan juga mencoba membuat postingan selama berada di kantor Puskeswan.
Aku juga melaksanakan koordinasi dan pemantauan dengan para petugas yang sedang memberikan layanan kesehatan hewan bagi peternak di wilayah kerja kami melalui grup WhatsApp.
Aku tidak perlu keluar dari kantor ketika ingin minum kopi karena aku telah membawanya dari rumah dan telah membeli pecel sayur pada seorang penjual di Lhoksukon saat berangkat tadi.
Menonton YouTubeTidak lupa aku mengikuti perkembangan kegiatan demonstrasi yang berlangsung di ibukota Jakarta melalui aplikasi YouTube dan TikTok.
Banyak siaran live streaming di aplikasi TikTok yang bisa kita ikuti untuk melihat suasana demonstrasi yang berlangsung pada hari ini.
Pemimpin demostrasi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah diterima oleh DPR RI dan melakukan audiensi untuk menyampaikan tuntutan.
Dan akhirnya DPR RI berjanji bahwa UU Perampasan Aset akan disahkan paling lambat pada tanggal 15 Desember tahun ini.
Dan akhirnya para demonstran dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) pun membubarkan diri dan meninggalkan lokasi demonstrasi didepan Gedung DPR RI.
Walaupun demonstrasi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu telah selesai tetapi kemudian ada massa demonstran lain yang terus berdatangan ke depan Gedung DPR RI, yang terdiri dari mahasiswa dan komunitas Ojek online.
Makan siangMenjelang tengah hari kami pun pulang ke rumah agar bisa makan siang dan melaksanakan sholat Zuhur.
Aku juga harus menjemput si kecil Alvira yang sudah pulang sekolah karena bundanya sedang menjemput si kakak di tempat kerjanya. Dan setelah mereka tiba di rumah kami pun makan siang bersama di rumah.
Aku terus memantau perkembangan demonstrasi yang berlangsung di ibukota Jakarta melalui live streaming di aplikasi TikTok, dimana semakin sore demonstrasi semakin panas bahkan cenderung chaos.
Membakar sampahUsai melaksanakan sholat ashar kemudian aku menuju kantor Puskeswan Matangkuli untuk melengkapi presensi sore dan kemudian segera kembali ke rumah untuk melanjutkan kegiatanku di sore ini.
Aku membereskan tanaman-tanaman kami da juga membantu istriku yang sedang membersihkan rerumputan di depan rumah kami.
SemenAku juga mulai membuat batu buatan dengan menggunakan pasir dan semen yang nantinya akan ku gunakan sebagai material untuk pembuatan kolam natural.
Karena memiliki batu kali yang terbatas maka aku menggantinya dengan batu buatan yang aku buat sendiri dengan bahan yang ada di rumah yaitu semen dan pasir.
Makan malamSetelah selesai membereskan peliharaan dan tanaman-tanaman kami, aku pun bersiap-siap untuk makan malam serta melaksanakan sholat magrib di rumah.
Sambil beristirahat, aku terus memantau perkembangan demonstrasi melalui aplikasi TikTok, dimana pada malam hari demonstrasi betul-betul berujung chaos.
Dan dikabarkan telah menimbulkan korban akibat chaos serta beberapa demonstran ditangkap oleh pihak keamanan.
Sampai menjelang tengah malam demonstrasi yang chaos ini masih berlangsung. Aku kemudian beristirahat menjelang pergantian hari ini.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!











TEAM 5
Congratulations! Your post has been upvoted from sc-07 account.