Jaga hati agar hidup lebih bahagia

Hagoe's Village: Sept, 1st 2026
✍️Pergi ke kebun memetik bunga
✍️Bunganya cantik, harum aroma
✍️Bulan September pun telah tiba
✍️Semoga hidup makin bahagia...
Cakeep..!!! 🤭
Hari ini sudah memasuki awal bulan September yang biasanya adalah musim penghujan di daerah kami, yang menurut pengalaman selama ini bahwa selama akhir tahun (September-Desember) akan sangat rawan terjadi banjir yang disebabkan curah hujan yang cukup tinggi dan juga kerusakan lingkungan yang cukup massif.
Sarapan pagiDi tengah suasana dan kondisi ekonomi serta sosio-politik yang kurang kondusif di negara kami, aku mencoba tetap optimis dan menjalani hari-hari ku dengan semangat.
Aku bangun diawal pagi sebagai wujud optimisme dan semangat untuk menjalani hari dengan berbagai kegiatan sekaligus wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat-Nya.
Rutinitas di awal hari tentunya menyiapkan sarapan pagi dan juga membereskan peliharaan serta tanaman-tanaman kami agar aku bisa melanjutkan kegiatan diluar rumah.
Parkiran di kantorSekitar pukul 07.30 wib aku sudah berangkat ke kantor dengan menggunakan motor bersama adikku yang juga bertugas di kantor kami sebagai petugas kesehatan hewan.
Aku segera memarkirkan motor di tempat parkir dan selanjutnya segera menuju ruang kerjaku untuk melanjutkan kegiatanku di hari ini.
Banyak yang mempertanyakan mengapa aku memilih untuk meninggalkan jabatan struktural sebagai Kepala Bidang (Eselon III) yang merupakan sebuah jabatan yang cukup prestisius.
Aku memilih untuk beralih ke jabatan fungsional Medik Veteriner Madya pada tahun 2021, dimana biasanya orang-orang berlomba-lomba meraih jabatan struktural bahkan dengan melakukan tindakan yang tidak terpuji seperti menyuap dan lain-lain.
Setelah berada dalam jabatan struktural selama lebih kurang 18 tahun, kemudian aku memutuskan untuk beralih ke jabatan fungsional yang lebih cocok dengan kondisiku.
Jabatan struktural biasanya penuh intrik, saling sikut, kompetesi yang tidak sehat dan berbagai prilaku toksik lainnya, yang menurut pemahaman ku itu tidak baik bagi kesehatan mental dan fisik kita.
Banyak kita temui oknum yang merupakan penderita Narsisme atau NPD (Narcissistic Personality Disorder), meskipun mereka sendiri tidak menyadarinya.
Mereka merasa paling spesial, superior, paling pinter, haus pujian, dan minim empati pada orang lain. Pokoknya paling segalanya dech...! 🤭
Ada juga oknum yang mengalami God Complex dan Dunning-Kruger effect yang membuat suasana kerja menjadi tidak kondusif, dimana hal ini tentu juga kita temukan di area atau wilayah profesi yang lain.
Namun terkait pekerjaan ku dan jabatan ku di kantor, aku memilih untuk "menyingkir" saja agar tidak meracuni mental dan psikologi ku.
Cemilan siangDengan beralih ke jabatan fungsional aku bisa bekerja dengan suasana yang lebih kondusif terutama bagi ku yang sudah tidak muda lagi. Aku lebih mementingkan rasa damai dalam batin dibandingkan dengan hanya sekedar gengsi dan pujian.
Aku juga tidak perlu validasi dari orang lain, dan lebih memilih melakukan hal-hal yang menurut pengetahuan dan pemahaman ku itu adalah hal yang baik.
Kesehatan mental dan ketentraman batin lebih penting bagiku saat ini. Meskipun ada yang bertanya : Pilih yang mana, tidur di hotel mewah dengan pikiran yang resah atau tidur di rumah sederhana dengan pikiran yang resah juga? Bagaimana menurut kalian?
Di hari ini aku melaksanakan tugas di kantor saja sekalian menyiapkan postinganku. Dan kami telah membeli cemilan seperti biasanya saat berangkat tadi sehingga kami tidak perlu keluar dari kantor ketika lapar atau ingin minum kopi.
Di warung kopiTepat pukul 12 siang kami pun beranjak dari kantor untuk menjemput si kecil Alvira yang akan pulang sekolah sebentar lagi. Dan kami menungguinya di sebuah warung kopi yang ada di depan sekolahnya si kecil.
Aku lebih senang dengan aktivitas seperti ini, bukan seorang birokrat lagi atau pejabat Eselon dimana kini aku bisa lebih leluasa berinteraksi dengan orang banyak tanpa embel-embel jabatan dan privilege.
Beberapa saat kemudian si kecil Alvira pun sudah pulang sekolah dan kami pun segera pulang ke rumah untuk makan siang dan melaksanakan sholat Zuhur.
Puskeswan MatangkuliAku istirahat saja di rumah setelah melaksanakan sholat Zuhur dan makan siang. Dan setelah selesai sholat ashar barulah aku menuju kantor Puskeswan Matangkuli untuk melengkapi presensi sore.
Tidak berlama-lama disana, aku segera kembali ke rumah untuk melanjutkan kegiatanku seperti biasanya di sore hari.
Burung perkututAku bersantai sebentar di teras rumah sambil menambahkan pakan untuk burung perkutut yang ada di sangkar. Dia pun segera bersuara ketika aku menghampirinya.
Perkutut ini sangat dekat dengan ku dimana aku memeliharanya sejak masih anakan. Dan di pagi hari ketika dia mendengar suara ku, dia pun segera berbunyi.
Membereskan halaman rumahSore ini aku membersihkan parit yang ada di depan rumah kami karena sudah terjadi endapan lumpur yang cukup banyak disana. Dan kemudian aku juga membereskan halaman rumah kami seperti biasanya.
Ikan-ikan yang ada di kolam samping rumah pun aku kasih makan. Begitu pula dengan ikan-ikan molly yang ada di mini pond kami. Sebuah aktivitas yang membuat ku merasa senang, dan itu sangat bagus untuk kesehatan jiwa serta ketentraman batin ku.
Cuaca sore iniAku tidak bisa berlama-lama melakukan kegiatan diluar rumah pada sore ini karena kemudian mulai turun hujan di daerah kami.
Aku pun segera membawa masuk burung perkutut ke gudang belakang rumah dan juga memasukkan si Anas kucing kami ke dalam rumah, karena sebentar lagi pun akan terdengar suara azan dari masjid kampung kami.
Alhamdulillah aku bisa melewati hari ini dengan perasaan tenang dan bahagia ditengah kondisi yang sedang tidak baik-baik saja dalam berbagai aspek kehidupan kita.
Sekian postinganku kali ini. Stay Posstive dan jaga hati anda dari sifat-sifat yang tidak terpuji. Ciao...!










ini bagian yang saya suka...Kenapa demikian? karena memang cukup banyak manusia unik seperti itu saat ini.
Kalau gak ada saya, karena ada saya, untung ada saya, saya yang buat, semua itu pernyataan yang diharapkan orang seperti itu. Ha....ha....ha...
Cara terbaik adalah menjauhi orang seperti itu, karena keberadaannya tidak berguna.
Banyak orang menghindar darinya, berteman dengannya hanya sebatas kasian, selebihnya dia duduk terasing. Kasihan, tapi mau gimana lagi.
Saya telah menumukan orang seperti itu, tidak sanggup menggapai bulan, bulannya di hina. Konyol kan?
Jadi nikmati aja pak alee, kita butuh sesuatu yang menghibur, biar kita dapat nikmati tingkah kekonyolannya.
Beutoi. Donya mandum. Macam dum Piasan. Rocky Gerung Peugah cara tahormati badut dengan mentertawainya...🤭