Enam Kecamatan Terjangkau, Milad ke-6 FPI Bireuen Jadi Momentum Pengabdian
BIREUEN — Semangat Milad ke-6 Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Bireuen tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Bersama HILMI FPI Bireuen, FPI Kabupaten Bireuen menggelar rangkaian santunan anak yatim dan pembagian paket sembako yang menjangkau enam kecamatan, yakni Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Gandapura, Jangka, Peusangan, dan Kuta Blang. Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah titik sejak pagi hingga menjelang malam hari, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung lancar dan penuh khidmat itu dipimpin langsung Ketua FPI Kabupaten Bireuen, Tgk. Zainuddin MZ, yang akrab disapa Teungku Z. Ia didampingi Sekretaris Wilayah FPI Bireuen, Tgk. Mukhlis, Amd, Keb; Bendahara FPI Bireuen, Tgk. Idris M. Ali (Abu Idris); Ketua HILMI FPI Bireuen, Tgk. Fadli (Abi Juang); serta Plt. Panglima Wilayah Laskar Persaudaraan Islam Kabupaten Bireuen, Tgk. Jailani Abdul Mutallib, bersama jajaran pengurus dan relawan HILMI FPI Bireuen.
Dalam pelaksanaannya, rombongan mendapat dukungan penuh dari pengurus dan anggota FPI di masing-masing kecamatan. Mereka membantu koordinasi, pengumpulan data, serta pendampingan anak-anak yatim penerima santunan. Di antaranya Tgk. Muhammad Wali di Peusangan Selatan, Tgk. Muttaqin (Pak Jack) di Peusangan Siblah Krueng, serta Tgk. Syahril di wilayah Kuta Blang. Khusus di Kecamatan Jangka, kegiatan turut dibantu para keuchik dan perangkat gampong setempat, terutama dalam penyaluran santunan kepada anak-anak yatim di Gampong Kuala Ceurape dan Alue Kuta.
Ziarah dan Penyerahan Mandat Organisasi
Saat melaksanakan santunan di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, rombongan mengambil lokasi kegiatan di kawasan Makam Tgk. Syiek Awee Geutah. Kesempatan itu juga digunakan untuk berziarah ke makam ulama kharismatik tersebut.
Selain ziarah, dilakukan penyerahan surat mandat secara simbolis kepada Tgk. Jailani Abdul Mutallib. Penyerahan mandat ini merupakan bagian dari proses pembentukan dan peremajaan kepengurusan FPI di tingkat kecamatan se-Kabupaten Bireuen, sekaligus langkah konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur kepengurusan, meningkatkan koordinasi, serta mengaktifkan peran FPI di setiap kecamatan dalam kegiatan dakwah dan sosial kemasyarakatan.
Amanah Donatur Dijaga
Dalam pelaksanaan santunan, terdapat sejumlah anak yatim yang berhalangan hadir karena berbagai alasan. Ada pula anak yatim yang telah memasuki usia baligh dan tetap diberikan santunan sebagai bentuk kepedulian organisasi. Khusus bagi anak yatim yang telah baligh, santunan diberikan melalui sumber kas lainnya dan bukan dari alokasi anggaran santunan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sementara itu, santunan yang telah dianggarkan bagi anak-anak yatim yang berhalangan hadir tetap menjadi hak mereka dan tidak dialihkan untuk keperluan lain. Penyalurannya akan dilaksanakan pada Jumat mendatang, dengan sasaran anak-anak yatim korban banjir bandang di Kecamatan Samalanga. Langkah ini menjadi wujud komitmen FPI dan HILMI Bireuen dalam menjaga amanah para donatur serta memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak.
Sempat Terkendala Arus Sungai
Di tengah pelaksanaan kegiatan, rombongan sempat menghadapi kendala saat hendak menyalurkan santunan di wilayah Peusangan Selatan. Derasnya arus sungai membuat getek atau sarana penyeberangan tidak dapat beroperasi sejak pagi. Namun, setelah sarana penyeberangan kembali beroperasi pada sore hari, rombongan berupaya kembali ke lokasi agar santunan tetap tersampaikan kepada anak-anak yatim yang telah menunggu. Kendala tersebut tidak menyurutkan semangat rombongan menuntaskan amanah kemanusiaan dari para donatur.
Ditutup dengan Silaturahmi dan Takziah
Setelah seluruh rangkaian kegiatan sosial selesai, rombongan FPI Bireuen bertakziah ke kediaman almarhumah ibunda Tgk. Muhammad Nazir, salah seorang anggota FPI Bireuen, selepas salat Magrib. Kehadiran rombongan disambut baik oleh keluarga dan masyarakat setempat. Selain menyampaikan belasungkawa, kesempatan itu menjadi ajang mempererat silaturahmi, yang juga disambut dengan jamuan kenduri.
Milad Harus Jadi Momentum Pengabdian
Ketua FPI Kabupaten Bireuen, Tgk. Zainuddin MZ (Teungku Z), menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus, anggota, relawan, para keuchik, masyarakat, serta para dermawan yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap momentum Tasyakuran Milad FPI ke-6 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial atau peringatan bertambahnya usia organisasi, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus meningkatkan pengabdian, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
“Milad bukan sekadar seremonial. Ini harus menjadi momentum meningkatkan pengabdian, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi umat,” ujar Teungku Z.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim, kaum duafa, dan masyarakat yang tertimpa musibah harus terus menjadi bagian dari semangat perjuangan dan pengabdian organisasi. Ia juga menegaskan bahwa amanah para donatur merupakan tanggung jawab yang harus dijaga dan disalurkan dengan sebaik-baiknya kepada mereka yang berhak menerima.
Mari Bergabung Bersama FPI Bireuen
Keluarga Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Bireuen membuka kesempatan seluas-luasnya kepada kaum muslimin yang ingin bergabung, berkhidmat, serta mengambil bagian dalam gerakan dakwah, sosial kemasyarakatan, dan kegiatan kemanusiaan.
Informasi dan pendaftaran:
HP/WhatsApp:
- 085260745331
- 085228427415
BERSAMA FPI, BERKHIDMAT UNTUK UMAT.
Berbagi untuk Sesama, Meraih Ridha Allah SWT.
Peduli Sesama, Menguatkan Ukhuwah, Meringankan Beban Sesama.
KELUARGA BESAR
FRONT PERSAUDARAAN ISLAM (FPI)
KABUPATEN BIREUEN – ACEH
Pewarta CM Cek Mad






