Minggu, 09 Agustus 2026 - Cerita di Balik Hari Libur
Halo, salam terbaik untuk kita semua.
Berbicara dengan fakta bukan sekadar menyampaikan kebenaran, tetapi juga cara menjaga kejujuran tetap hidup.
Tiba lagi di akhir pekan, hari dimana semua rutinitas sedikit berbeda dan jauh lebih santai dari pada hari kerja. Waktu berkumpul bersama keluarga sepanjang hari, demi mempererat ikatan keluarga.
Pagi ini, anak-anak lebih dulu terbangun dari tidur mereka. Jam 05.30 wib dua anak laki-laki saya sudah mulai masuk ke kamar saya dan mengganggu tidur adiknya, saya pun terbangun dan segera melaksanakan sholat subuh.
Di ruang yang berbeda, ada si sulung menunggu saya terbangun. Ada janji hari ini yang harus saya tepati, yaitu mengajarkannya mengemudi kendaraan sepeda motor. Disaat matahari sudah mulai bersinar, saya pun menepati janji tersebut.
Saya yang lagi mengajarkan anak pertama untuk mengemudi sepada motorSebelum berangkat ke lokasi tempat dimana nantinya dia akan belajar berkendara, kami berbelanja dulu ke pasar. Sekaligus juga membeli sarapan pagi, yang akan dinikmati saat selesai dengan kegiatan tersebut.
Lokasi yang saya pilih adalah di sekolah tempat saya mengajar, karena hari ini merupakan hari libur. Selain karena area yang lumayan luas, saya cuma mengajarkan bagaimana cara menjaga keseimbangan untuk latihan dasar. Sebelumnya nantinya, saya lepas di jalanan.
Jam 09.00 wib kami pun memutuskan untuk pulang, latihan hari ini kami anggap selesai. Butuh beberapa latihan lagi bagi si bungsung untuk dapat mencobanya di jalan raya. Kami pun pulang ke rumah, dan menikmati sarapan pagi bersama keluarga.
Menonton dan menunggu siswa siswa saya dalam sebuah lombaSetelah menghabiskan waktu pagi bersama keluarga di rumah, ada kegiatan yang harus saya hadiri. Kegiatan tersebut adalah menghadiri sebuah lomba di salah satu Kampus terkenal, lomba tersebut diselenggarakan di Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Beberapa siswa saya yang telah hadir pada lomba tersebutLomba yang diadakan di Politeknik Negeri Lhokseumawe tersebut adalah Lomba Berhitung Fakultas Teknik atau disingkat dengan LBFT. Acara tersebut berlokasi di gebung Auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Ada ratusan siswa dari berbagai jenjang yang megikuti lomba, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga tingkat sekolah menengah. Termasuk 18 siswa dari MIN 4 Kota Lhokseumawe, sehingga saya dan beberapa rekan guru lainnya harus mengantar, mendampingi dan menuggu siswa hingga selesai.
Siswa siswa kami yang ikut lombaMenurut informasi dan juga undangan yang kami dapatkan, lomba berhitung ini merupakan lomba Ke 31 tingkat regional Lhokseumawe & Aceh Utara yang telah di adakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Syiah Kuala (HMS USK).
Saya mendapatkan tugas menjemput siswa-siswi kami, sehingga untuk mengisi waktu menunggu, saya bersantai sejenak disalah satu caffe untuk menikmati kopi. Hingga akhirnya pada jam tiga menjelang sore, beberapa siswa yang telah gugur di babak penyisian dan semifinal dapat saya antar kembali ke sekolah.
Saya membeli Ubi CelembuDalam perjalanan pulang setelah mengantar anak-anak yang mengikuti lomba, saya singgah sejenak di satu warung pinggir jalan, lokasinya berada di jalan Darussalam Kota Lhokseumawe. Disana di jual Ubi Celembu, sebuah makanan berbahan dasar ubi.
Ubi-ubi ini di kukus dan memiliki rasa manis seperti madu, rasa madu tersebut sangat alami disebabkan faktor yang terkandung dalam ubi celembu tersebut.
Satu porsi ubi celembuHarga ubi celembu yang saya beli seharga IDR. 35.000 satu porsinya. Terdapat beberapa pilihan rasa, ada yang ubi original dan obi celembu yang saya beli ini. Saya pun kembali ke rumah, dengan ubi celembu yang di kemas dengan kemasan menarik.
Singkat cerita, tidak banyak aktivitas yang saya lakukan. Waktu banyak saya habiskan bersama keluarga, tentunya dengan menikmati ubi celembu yang telah saya beli tadi. Rasanya cukup gurih dan legit, rasa manisnya terasa seperti madu.
Tekstur ubi celembuMalam harinya saya dan istri mengisi waktu dengan mengajarkan dan membimbing anak-anak dengan bahan materi sekolah mereka. Besok aktivitas rutin kembali di mulai, banyak rencana dan juga rutinitas hari yang akan dilakukan kembali.
Dimalam hari tersebut disaat anak-anak sudah mulai tertidur, saya menyempatkan diri mempersiapkan seragam dan perkelengkapan anak-anak. Hingga akhirnya memutuskan untuk beristirahat.








TEAM 5
Congratulations! Your post has been upvoted from sc-07 account.