The Diary Game, August 10, 2026 | Accompanying the Technical Team for ZNT surveying and mapping

Hello sobat steemian..
Kegiatan pemetaan Zona Nilai Tanah (ZNT) merupakan salah satu poin utama hasil rapat yang digelar beberapa waktu lalu. Pada hari ke empat aku ikut serta mendampingi tim teknis dari Kanwil BPN provinsi dan BPN kabupaten Aceh Utara yang kembali bertugas melanjutkan pendataan di beberapa desa (zona) dalam wilayah kecamatan Geureudong Pase Kabupaten Aceh Utara.
Sebelumnya tidak ada informasi tentang keterlibatan ku mendampingi tim teknis pemetaan ZNT ke lapangan, namun malamnya atau sekitar pukul 22.00 wib (9/08/2036) atasanku mengabarkan perihal tersebut karena salah seorang petugas teknis dari instansi kami tidak dapat mendampingi tim dan harus berangkat tugas ke Banda Aceh pagi Senin (10/08/2026).

Selesai mempersiapkan dokumen pendukung dan alat tulis yang perlu dibawa, sekitar pukul 9.00 wib tim kami mulai bergerak menuju lokasi dari titik kumpul yakni kantor dinas pertanahan.
Kami harus menempuh perjalanan yang berat karena jalan menuju kecamatan Geureudong Pase dalam kondisi rusak parah, hal ini disebabkan oleh truk-truk pengangkut material galian C dan kelapa sawit juga menggunakan jalan tersebut sebagai akses utama. Akhirnya tim kami tiba di lokasi dalam keadaan lelah meskipun pekerjaan inti belum dimulai.
![]() | ![]() |
|---|---|
Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Gampong Uram Jalan. Pengambilan titik koordinat dan mendapatkan harga pasaran (harga rill) tanah sesuai klaster adalah upaya untuk terciptanya peta zonasi yang benar-benar akurat. Kegiatan survey dan pemetaan terus berlangsung, langkah kaki kami bergerak dari satu titik ke titik lainnya tanpa mempedulikan cuaca terik dan udara panas.

Seraya beristirahat, kami singgah sejenak di kebun rambutan milik salah seorang warga, karena semua kami menyukai rambutan jadi aku membeli beberapa kilo rambutan seharga 25.000 IDR atau setara dengan 41 Steem (harga saat konversi).


Setelah beristirahat dan menikmati rambutan, kami kembali melanjutkan survey dan pemetaan ke desa lainnya yaitu desa Darussalam. Desa ini didominasi oleh tanaman kelapa sawit milik warga serta tanaman konsesi milik salah satu perusahaan perkebunan terbesar di Kabupaten Aceh Utara.
Waktu terus berjalan, aku beberapa kali membuka layar HP untuk mengetahui posisi jarum jam. Saat itu tepat pukul 13.30 wib, jadi pantas saja pertutku mulai digerogoti rasa lapar.

Kesepakatan tim membuat aku tersiksa kelaparan, suasana terik tanpa perlindungan awan, tapi mereka terus berupaya menyelesaikan beberapa titik lokasi tersisa sebelum break untuk melaksanakan shalat dhuhur, makan siang serta kembali ke Kota Lhokseumawe.
Akhirnya kami selesai dan menuju ke salah satu masjid terdekat untuk menunaikan ibadah shalat dhuhur tapi aku lupa mencari tahu nama masjid ini. Selesai shalat kami kembali menempuh perjalanan pulang atau keluar dari kecamatan tersebut. Tidak ada akses alternatif yang lebih nyaman selain melalui satu-satunya jalan dengan kondisi tidak rata dan dipenuhi bebatuan.

Sepertinya kami memang harus bersabar karena rekan-rekan lainnya sepakat singgah di salah satu warung makan padang, persisnya di Jl. Sukaramai kota Lhokseumawe. Fisikku mulai pulih yang sebelumnya di dera rasa lapar setelah menghabiskan satu porsi nasi putih serta lauk khas masakan Padang yang lezat.
Usai makan siang di jam yang salah..😥 kami pun tiba kembali di kantor dinas pertanahan. Aku segera menuju ruang kerja untuk menyejukkan tubuh dengan pendingin ruangan. Disana aku beristirahat sejenak seraya menunggu waktu shalat Ashar tiba.
![]() | ![]() |
|---|---|
...selesai shalat aku juga melakukan presensi pulang kantor meskipun aku tidak serta merta kembali ke rumah. Menikmati segelas kopi hingga rasa lelah perlahan mulai pudar. Selanjutnya aku memanfaatkan waktu luang untuk memindahkan photo dokumentasi lapangan ke labtob yang sebelumnya tersimpan di Handphone ku.
Sekian... Terima kasih banyak atas kunjungan dan mungkin anda membacanya..
salam,
@ridwant




https://x.com/i/status/2088294700092690437
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Thank you brother @jimiaera02 🙏
Terima kasih kanda @muzack1 🙏